Profile Desa

Sejarah singkat Desa Mandalasari

Desa Mandalasari pada mulanya adalah hasil pemekaran dari Desa Mandalawangi tahun  1982, dikarenakan wilayahnya yang cukup luas dan jumlah penduduk yang semakin banyak. Nama Desa Mandalasari menurut sejarah para tokoh pendirinya mempunyai makna yaitu Mandala yang berarti “lingkungan” dan Sari yang berarti “rasa”. Nama Mandalasari sendiri diambil dari nama kampung Kadu Eurih yang sekarang menjadi kampung Mandalasari. Mengenai kepemimpinan Desa Mandalasari pertama kali dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Dudung dengan masa jabatan yang cukup lama dari tahun 1982-2001, dilanjutkan oleh Kepala Desa Murdi dari tahun 2001-2013. Dilanjutkan lagi oleh Penjabat Sementara yang disingkat dengan PJS Harun Kosasih dari tahun 2013-2015 dan dilanjutkan oleh Kepala Desa Maman dari tahun 2015-Sekarang.

Geografis Desa Mandalasari

  1. Kode Desa/Kelurahan : 3601172013
  2. Koordinat Bujur : 106.008731
  3. Koordinat Lintang : -6.298968
  4. Batas wilayah :
      1. Sebelah Utara                  : Desa Kurungkambing
      2. Sebelah Selatan               : Desa Kurungkambing
      3. Sebelah Timur                 : Desa Kurungkambing
      4. Sebelah Barat                  : Desa Mandalawangi dan Sirnagalih

Orbitasi (Jarak dari Pusat Pemerintah) :

  • Jarak dari pusat pemerintah Kecamatan : 4,6 Km
  • Jarak dari pusat pemerintah Kabupaten : 15 Km
  • Jarak dari pusat pemerintah Provinsi                     : 29 Km

Luas Wilayah => Luas Wilayah Desa Mandalasari adalah 433.5 Ha, dengan penggunaannya sebagai berikut :

  •     – Pemukiman : 30.396 Ha
  •     – Perkantoran : 1 Ha
  •     – Pertanian Sawah : 91.245 Ha
  •     – Perkebunan/hutan lindung : 91.396 Ha
  •     – Peternakan : 16 Ha
  •     – Perikanan : 76.303 Ha
  •     – Fasilitas Umum : 32 Ha
  •     – Fasilitas Sosial : 15 Ha
  • Ketinggian di atas permukaan laut : 0 meter
  • Desa/Kelurahan terluar di Indonesia : Tidak
  • Desa/ Kelurahan terluar di Provinsi : Tidak
  • Desa/Kelurahan terluar di Kabupaten/Kota : Tidak
  • Desa/Kelurahan terluar di Kecamatan : Tidak

Topografi Desa

Secara umum keadaan Desa Mandalasari merupakan daerah dataran Sub tropis dengan ketinggian 1.520 meter di atas permukaan laut. Desa Mandalasari mempunyai iklim sedang sehingga mempunyai pengaruh langsung terhadap aktivitas pertanian dan pola tanam di desa ini. Sehingga potensi di Desa Mandalasari  adalah pertanian.

Pemerintahan Desa Mandalasari

Visi Desa: “Terwujudnya Mandalasari Mandiri untuk Mencapai Masyarakat yang Sejahtera, Religius dan Amanah “. Dengan penjelasan sebagai berikut : Desa yang Mandiri mengandung pengertian bahwa masyarakat Desa Mandalasari mampu mewujudkan kehidupan yang sejajar dan sederajat dengan masyarakat desa lain yang lebih maju dengan mengandalkan pada kemampuan dan kekuatan sendiri yang berbasis pada keunggulan lokal. Yang dimaksud masyarakat yang sejahtera adalah bahwa diupayakan agar tercapai ketercukupan kebutuhan masyarakat secara lahir dan batin (sandang, pangan, papan, agama, pendidikan, kesehatan, rasa aman dan tentram). Masyarakat yang Religius adalah masyarakat yang mampu menguasai serta menerapkan nilai–nilai agama serta dapat mengatasi setiap permasalahan pembangunan pada khususnya dan permasalahan kehidupan pada umumnya. Desa yang Amanah mengandung pengertian bahwa Aparatur Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Mandalasari mampu berperilaku jujur dan dapat mempertanggungjawabkan kepercayaan yang merupakan unsur penting dalam mempertahankan dan melestarikan kehidupan.

Misi Desa: Untuk mewujudkan visi tersebut, maka misi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan pembangunan infrastruktur strategis Desa secara berkesinambungan yang mendukung perekonomian desa berdasarkan skala prioritas.
  • Meningkatkan pembangunan perekonomian masyarakat berdasar potensi sumber daya lokal (Produksi Hasil Pertanian, Home Industri dan UMKM).
  • Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) berdasarkan demokratisasi, transparansi, dengan mengutamakan pelayanan murah, cepat, tepat dan bertanggungjawab.
  • Mengedepankan kejujuran dan keadilan dalam kehidupan sehari – hari baik dalam pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.