Thopography

Mandalasari

Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk Desa Mandalasari Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang tercatat sebanyak 2.729 jiwa. Dari jumlah tersebut, penduduk laki-laki berjumlah 1.412 orang, sedangkan penduduk perempuan berjumlah 1.317 orang.

Komposisi ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk laki-laki sedikit lebih banyak dibandingkan penduduk perempuan. Data ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang mempertimbangkan aspek demografis berdasarkan jenis kelamin.

Mandalasari

Jumlah Penduduk Berdasarkan Agama

Mayoritas penduduk Desa Mandalasari Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang menganut agama Islam, dengan jumlah 2.729 jiwa, atau 100% dari total penduduk. Tidak terdapat penganut agama lain seperti Kristen, Katolik, Hindu, maupun Buddha di desa ini.

Data ini mencerminkan kondisi masyarakat yang homogen dalam hal keyakinan, yang juga menjadi salah satu ciri khas kehidupan sosial keagamaan di Desa Mandalasari. Keberagaman aktivitas keagamaan di desa ini pun umumnya berpusat pada nilai-nilai dan tradisi Islam yang kuat serta menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Mandalasari

Jumlah Penduduk Berdasarkan Usia

Komposisi penduduk Desa Mandalasari didominasi oleh usia produktif, yang merupakan modal penting bagi pembangunan desa. Namun, proporsi yang cukup besar pada kelompok usia anak dan usia sekolah juga menuntut penyediaan fasilitas pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak secara optimal. Sementara itu, keberadaan penduduk lanjut usia perlu diimbangi dengan program sosial dan layanan kesehatan yang mendukung kualitas hidup di usia senja.

Tingkat Pendidikan

Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat pendidikan penduduk di Desa Mandalasari menunjukkan bahwa sebagian besar warga telah mengenyam pendidikan dasar. Tercatat sebanyak 695 orang merupakan lulusan Sekolah Dasar (SD), diikuti oleh 379 orang lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 172 orang telah menyelesaikan pendidikan hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Pertanian